Lokasi yang akan direklamasi oleh PT Pelindo I, Tanjungpinang bersebelahan dengan Proyek reklamasi Gurindam 12, Minggu (21/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Terkait proyek reklamasi yang diminta Pemprov Kepri Kepada PT Pelindo I Tanjungpinang yang terkesan lambat, hingga saat ini masih menunggu arahan dari pusat.

Manager Teknik PT Pelindo I, Polasa mengatakan pihaknya memang diminta untuk reklamasi disamping proyek Gurindam 12 yang saat ini masih berjalan, tepatnya disamping trestle dermaga atau jembatan menuju dermaga dekat parkiran mobil Pelabuhan SBP hingga trestle dermaga internasional, sementara Pelindo merupakan perusahaan BUMN sehingga memiliki tahapan yang panjang untuk pengerjaan sebuah pembangunan.

Lokasi yang akan direklamasi oleh PT Pelindo I, Tanjungpinang bersebelahan dengan Proyek reklamasi Gurindam 12, Minggu (21/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Kami ajukan ke Direksi, lalu Direksi ajukan ke Kementerian BUMN, Kementerian juga membahas bersama pemegang saham dan lainya, sehingga butuh waktu yang tidak sebentar,” ujarnya.

Senada dengan Humas Pelindo I, Yogi Silalahi juga menyampaikan terkait permintaan Pemprov itu pihaknya sudah menyampaikan kepada direksi dan direksi sudah mengirimkan utusan dari pusat ke Pemprov dan sudah diadakan beberapa kali pertemuan.

Lokasi yang akan direklamasi oleh PT Pelindo I, Tanjungpinang bersebelahan dengan Proyek reklamasi Gurindam 12, Minggu (21/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Saat ini tengah dilakukan rapat direksi bersama pemegang saham, dan kementerian BUMN,” kata Yogi saat ditemui di Pelabuhan SBP, Minggu (21/7).

Yogi menyampaikan anggaran untuk pengerjaan itu cukup besar sehingga perlu dibahas bersama, dan sinerginya dengan Pemprov Kepri dalam perencanaan dan pengembangan pihaknya akan membangun hotel untuk menampung para tamu atau wisatawan yang datang ke Tanjungpinang dan beberapa fasilitas lainya seperti jembatan penyeberangan.

Lokasi yang akan direklamasi oleh PT Pelindo I, Tanjungpinang bersebelahan dengan Proyek reklamasi Gurindam 12, Minggu (21/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

Walaupun sebelumnya Gubernur Kepri (nonaktif), Nurdin Basirun mengeluhkan karena pengerjaan oleh Pelindo terkesan lambat, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena prosesnya yang cukup rumit, semua urusan harus dilaporkab ke Pusat.

“Kalau kami perusahaan Swasta mungkin biaa cepat dikerjakan salam waktu satu bulan mungkin sudah bisa dilaksanakan,” ungkapnya. (cr2)