Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto : Dery Ridwanysah / JawaPos.com

PRO PINANG – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mendalami suap izin reklamasi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Lembaga anti rasuah tersebut juga mendalami praktik gratifikasi jabatan yang diterima Mantan Bupati Karimun dua priode tersebut.

Keseriusan KPK untuk membongkar praktik tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Provinsi Kepri, TS Said Arif Fadillah yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri tersebut. Selain itu, hari ini KPK juga akan memeriksa Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri, Firdaus.

“Ya mereka di periksa sebagai saksi terkait gratifikasi jabatan. Karena yang sedang didalami bukan suap izij reklamasi saja, penyidik juga menemukan adanya gratifikasi jabatan,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (26/7).

Sebelumnya, dari Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Riau, KPK menemukan sejumlah dokumen serta 13 tas dan kardus berisi uang dalam mata uang rupiah dan asing. Dari 13 tas ransel, kardus, plastik dan paper bag ditemukan uang Rp 3.5 Milyar, USD33.200 dan SGD134. 711.Uang ditemukan di Kamar Gubernur dan meja kerja Gubernur di Rumah Dinas Gubernur.(jpg)