Kedai durian milik Ali, di Jalan Bakar Batu, Jum’at (26/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Bagi wisatawan lokal atau manca negara yang merupakan penggemar buah durian yang datang ke Tanjungpinang, saat ini sudah banyak ditemukan para pedagang durian yang berjejer di jalan Bakar Batu, Kelurahan Kamboja.

Lokasi itu tidak begitu jauh dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sebagai salah satu pintu masuk para wisatawan dari berbagai daerah.

Pantauan Batan Pos, saat ini yang menjadi andalan adalah durian yang didatangkan dari Kabupaten Bintan yang terkenal dengan rasanya yang legit.

Salah satu pedagang yang berjualan di Jalan Bakar Batu, Ahok, 53, mengaku durian yang ia jual didatangkan dari Bintan, selain rasanya yang enak, Bintan juga dekat dengan Tanjungpinang, selain itu durian yang Ahok jual juga didatangkan dari Tanjung Batu.
“Tapi yang lebih disukai adalah durian Bintan dan terkenal sejak dulu,” sebutnya.

Untuk harga durian yang dijual Ahok juga bervariasi, diantaranya Rp 20 ribu per buah, Rp 40 ribu per buah, Rp 50 ribu per tiga buah, dan Rp 100 ribu per tiga buah, harga juga tergantung besar kecilnya durian.
“Yang paling banyak dicari adalah durian sekuning,  durian pahit tembaga,” ujarnya.

Selain durian, saat ini yang banyak dijual adalah rambutan, Ahok juga mendatangkan rambutan yang ia jual dari Tanjung Batu dengan harga Rp 15 ribu per Kilogram.

Selain itu, juga di Jalan Bakar Batu,  Ali, 37, warga Tanjungpinang keturunan Tionghoa yang juga menjual durian, menyampaikan hal serupa bahwa saat ini yang banyak diminati masyarakat adalah durian sikuning yang didatangkan dari Bintan, karena memang durian dari Bintan lebih legit.

“Saat ini peminatnya cukup banyak,  tidak hanya warga Tanjungpinang tapu juga wisatawan dari Jakarta,” ucapnya.

Ali mengatkan selain durian ia juga menyediakan pulut dan irisan kelapa sebagai menu untuk dimakan bersama durian, dan peminat cukup ramai.

“Saat ini kami menyediakan cukup banyak sekitar 700 Kg, karena di Jalan Bakar Batu sudah cukup dikenal orang karena banyak menjual buah-buahan,” ucapnya.

Harga durian yang Ali jual juga bervariasi sebab tidak semua orang memiliki uang yang banyak untuk membeli durian jika hanya menyediakan durian yang besar dan mahal.

“Pembelinya juga ada kelas bawah, tidak selalu wisatawan sih,” tuturnya. (cr2)