Kabid Penagihan Pemeriksaan dan Pembukuan, BP2RD Kota Tanjungpinang, Rieo Triozal Anugerah. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Pemasanagan Tapping Box untuk mengungkap transaksi para Wajib Pajak (WP) agar lebih jujur dan transparan saat ini masih terkendala WP yang tidak memiliki cash register atau mesin kasir sehingga tidak bisa dipasangkan Tapping Box.

Kepala Bidang Penagihan Pemeriksaan dan Pembukuan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang, Rieo Triozal Anugerah menyampaikan saat ini masih banyak WP yang belum dipasang Tapping Box karena tidak memiliki mesin kasir yang support dengan Tapping Box.

“Dimana kita pasang Tapping Box sementara mesin kasirnya tidak ada,” kata Rieo, Jum’at (2/8).

Rieo mengatakan saat ini pemasangan Tapping Box baru terpasang sebanyak 28 tempat seperti hotel, lahan parkir, tempat hiburan dan restoran dan akan segera dilakukan pemasangan dengan target 250 Tapping Box pada tahun 2019.

“Seperti parkir bandara, parkir pelabuhan, TCC Mall, dan Bestari Mall, serta hotel Aston, Hotel CK, Hotel Confort, ,” kata Rieo.

Dijelaskan, dengan Tapping Box setiap masyarakat yang melakukan pembelian bisa dipantau jumlahnya, dan setelah itu bisa diketahui berapa yang harus dibayar WP kepada BP2RD Kota Tanjungpinang.

“Setiap tanggal 15 WP akan membayar pajaknya kepada petugas,” sebutnya.

Saat ini sedang dilakukan pantauan lapangan dan berkoordinasi dengan vendor untuk pemasangan Tapping Box dan pemasanganya cukup lama sekitar tiga jam untuk satu WP dan selama ini pemasangan Tapping Box ditempat usaha masih diterima dengan baik oleh WP.

“Seperti rumah makan pajaknya 10 persen,  kedai kopi Lima persen,”tambahnya.(cr2)