Ratusan pengungsi unjuk rasa di Kantor IOM Tanjungpinang, Senin (5/8). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Ratusan pengungsi menggelar aksi unjuk rasa di Kantor International Organization for Migran (IOM) di Jalan Peralatan Tanjungpinang, Senin (5/8).

Pengungsi asal Afganistan, Sudan dan Somalia ini menuntut kepastian dan kejelasan kepada pihak IOM dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), terkait proses penempatan pengungsi di negara ke tiga (Amerika Serikat, Australia, dan Kanada).

“Kami ingin penempatan yang pasti. Kami ingin keadilan,” kata Alzubair, pengungsi asal Sudan yang mahir berbahasa Indonesia.

Ratusan pengungsi yang ditampung di Hotel Badra Resort Bintan tersebut, meminta pihak IOM dan UNHCR, segera mempercepat proses penempatan, sebab para pengungsi cukup lama menunggu kepastian penempatan.

Ratusan pengungsi unjuk rasa di Kantor IOM Tanjungpinang, Senin (5/8). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

“Kami sudah menunggu selama tujuh tahun di Indonesia,” kata Alzubair.

Pengungsi, lanjut Alzubair, mengaku sangat menghormati hukum dan berterimakasih atas perlakuan yang baik dari Pemerintah Indonesia.

“Kami sangat menghormati orang-orang Indonesia. Tapi kami lelah dengan tidak adanya kepastian,” ujarnya.

Sementara itu, pihak IOM dan UNHCR enggan memberikan tanggapan terkait tuntutan tersebut. Pengungsi akhirnya membubarkan diri secara tertib dan kembali ke penampungan.(odi)