Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Terkait permintaan hewan kurban oleh masyarakat kepada Pemko, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul menegaskan bahwa Pemko tidak menyediakan atau membeli hewan kurban untuk masyarakat.

Hal itu sudah berlaku sejak tahun 2014 saat Syahrul menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

“Kita hanya imbau kepada ASN (aparatur sipil negara) untuk menabung dan berkurban,” ujar Syahrul, Rabu (7/8).

Lanjutnya menjelaskan jika hewan kurban tersebut belum tau ke masjid mana akan diserahkan dan dipotong bisa minta bantuan kepada Pemko untuk dicarikan masjid yang belum memiliki hewan kurban.

“Kita bisa bantu carikan masjid yang tak ada hewan kurbannya,” kata Syahrul.

Kembali ditegaskan Syahrul bukan uang pemerintah yang digunakan untuk berkurban, sebab ia sering menerima telepon dari masyarakat yang meminta kepada Pemko untuk didatangkan hewan kurban.

“Pak kami belum ada, tolong lembunya, Lembu dari mana? Berkurban itu jika ada tujuh orang yang membeli hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat, bukan uang pemerintah,” ujar Syahrul saat diwawancara.

Syahrul memaparkan misalkan pada Dinas Kesehatan melakukan kurban dua ekor lembu berarti di dalamnya terdapat 14 orang yang berkurban.

“Yang ada itu anggota OPD (Organisasi Perangkat Dinas) yang berkurban bukan dinasnya tolong dipahami secara baik,” pesannya. (cr2)