Ilustrasi

PRO PINANG – Seorang tahanan ditemukan tewas bunuh diri di sel Mapolsek Tanjungpinang Barat, Kamis (8/8) sekitar pukul 05.30 WIB. Tahanan berinisial M alias Acui tersebut diduga mengalami depresi dan merasa malu karena kejahatan yang dilakukannya.

Dari informasi yang diperoleh, tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Korban menggunakan baju tahanan dan kain lap yang diikatkan di besi ventilasi sel, lalu dililitkan ke lehernya. Petugas yang menemukan lalu mengevakuasi jasad korban yang sudah tidak bernyawa lagi ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk divisum.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos
Loading...

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali menjelaskan, korban yang terlibat kasus curanmor ini telah ditahan sejak 27 Juli 2019 lalu. Korban ditemukan petugas jaga dalam kondisi telah tergantung dan lidah terjulur. “Di sel tahanan, korban hanya seorang diri,” katanya.

Motif korban nekat bunuh diri, diduga korban merasa malu atas perbuatannya melakukan pencurian. Dari hasil visum, lanjut Ali, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada jasad korban.

“Jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (odi)

Loading...