Salah seorang warga sedang membuang sampah di Jalan Sei Jang Tanjungpinang, Jum’at (9/8). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang pada tahun 2020 ajukan penambahan 40 bak sampah untuk mencukupi kebutuhan tempat sampah di Kota Tanjungpinang.

Kadisperkim Kota Tanjungpinang, Amrialis mengatakan pada rapat pembahasan perubahan 2019, dilakukan penambahan empat unit bak sampah untuk menampung sampah yang dibuang sembarangan.

Loading...

“Untuk tahun 2020 kami mengajukan 40 unit bak sampah,” kata Amrialis.

Dijelaskan Amrialis, untuk penempatan bak sampah itu nantinya akan disebar di seluruh wilayah Tanjungpinang, dan berkoordinasi dengan RT dan RW setempat.

“Sampai saat ini tidak ada kendala, terkait rencana penambahan bak sampah utu, termasuk untuk daerah plantar,” tambahnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul menyampaikan walaupun sudah disediakan bak sampah terkadang masyarakat tidak membuang ke tempat tersebut, atau saat melewati bak sampah hanya melempar sampah dari kendaraan sehingga sampah sering berserakan disekitaran bak sampah itu.

“Butuh perubahan pola pikir dari masyarakat akan pentingnya kebersihan itu,” ujar Syahrul.

Dijelaskan Syahrul untuk masalah sampah itu sudah ada Peraturan Daerah (Peda) peraturan wali kota (Perwako), yang mengatur, Perwako termuda itu nomor 43 tahun 2018 semua sudah ada.

“Tinggal sanksi, penerapan sanksi Dinas terkait harus benar-benar menerapkan, nanti kalau Perda dan Perwako sudah masif ditengah masyarakat sanksi harus benar-benar dijalankan,” sebutnya.

Pemko Tanjungpinang, Dikatakan Syahrul juga bersinergi dengan seluruh pihak terkait bersama TNI, Polri untuk bersama memberantas persoalan sampah. Persoalan sampah tidak hanya tugas Disperkim saja melainkan semua pihak. (cr2)

Loading...