Ketua Kwarda, Ketua Majelis Pembimbing dan Ketua Kwarcab Tanjungpinang bersama BNN serta pihak terkait foto bersama usai tanda tangan MoU pemberantasan narkotika. Senin (12/8). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Gerakan pramuka Tanjungpinang gandeng Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tanjungpinang dalam menyelamatkan generasi muda dari pengaruh narkoba.

Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Kepri, H TS Arif Fadilah mengatakan kerjasama dengan BNN itu sejalan dengan program Kwartir Nasional (Kwarnas) kemudian ditindaklanjuti oleh Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) dengan tujuan untuk menyelamatkan anak-anak selalu generasi muda terhindar dari bahaya narkoba.

Loading...

“Serta mensosialisasikan bahwa narkoba itu tidak bagus, tidak baik, jelek dan mempengaruhi kesehatan anak-anak,” kata Arif, Senin (12/8).

Lanjutnya mengatakan bahwa Kwarda dan Kwarcab telah berkomitmen dengan BNN yang nantinya disetiap kegiatan Pramuka yang dilaksanakan anak ada sosialisasi tentang bahaya narkotika.

“Sehingga dengan sosialisasi yang rutin dilaksanakan pada kegiatan pramuka mampu memberikan pengaruh positif terhadap generasi muda,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Pembimbing, Kwarcab Gerakan Pramuka Tanjungpinang Syahrul mengatakan untuk pencegahan narkoba itu untuk semua masyarakat Tanjungpinang harus tau bahwa narkoba itu adalah musuh negara dan musuh kita bersama.

“Jadi pencegahan dimulai dari anak sekolah dan BNN kota Tanjungpinang sudah turun bersosialisasi setiap minggu ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi bahaya narkoba,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan dalam gerakan pramuka bagaimana para anak sekolah dalam mengimplementasikan dasa dharma pramuka,  karena salah satu buktinya berbunyi menjaga kesehatan tubuh dan prilaku, perkataan dan perbuatan.

“Jadi Gerakan pramuka sebagai suatu wadah dalam mengurangi hal buruk di tengah masyarakat sebab dalam kegiatan pramuka selalu diisi dengan kegiatan positif,” ungkapnya.

Senada dengan Ketua BNN Kota Tanjungpinang, Darsono juga menyampaikan hal serupa bahwa dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba butuh kerjasama semua kalangan tidak bisa jika hanya BNN yang menjalankan, melainkan dari semua lini yang ada dalam pemerintahan.

“Ini merupakan salah satu program P4GN(Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba) yang mana melibatkan Gerakan pramuka,” kata Darsono.

Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) dan undang-undang yang ada butuh sinergitas dalam mewujudkan keberhasilan program tersebut melalui sosialisasi dan rehabilitasi di tengah masyarakat. (cr2)

Loading...