Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Gurindam 12, Rodiantari memberikan penjelasan kepada media mengenai progres proyek strategis Pemprov Kepri tersebut belum lama ini. F.Jailani / Batam Pos

PRO PINANG – PT Guna Karya Nusantara (GKN) menargetkan pemancangan proyek Gurindam 12 (G12) di kawasan Teluk Keriting, Tanjungpinang tuntas pada awal Oktober mendatang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek G12, Rodiantari mengatakan khusus pemancangan progresnya sudah diangka 60 persen.

“Khusus untuk pemancangan jembatan jalan lingkar progresnya sudah sangat menjanjikan. Kita targetkan pada awal Oktober pemancangan tuntas. Dari 700 meter, sudah rampung 500 meter,” ujar Rodiantari, Selasa (13/8) dilokasi proyek G12, Tanjungpinang.

Kepala Seksi (Kasi) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, rencana semula untuk jalan lingkar yang menggunakan struktur pancang panjangnya adalah 1,2 kilo meter (km) dari Lantamal IV Tanjungpinang sampai di depan SMA Negeri 5 Tanjungpinang. Akan tetapi karena struktur tanah laut yang berbatu, maka menggunakan causeway sepanjang 500 meter.

“Artinya panjang jalan lingkar yang menggunakan struktur panjang dipangkas menjadi 700 meter. Tentu, dengan kondisi ini bisa mempercepat pekerjaan mega proyek ini,” jelas Rodiantari.

Lebih lanjut katanya, struktur jalan lingkar yang menggunakan beton slab on pile yang dirancang tahan 50 tahun sampai 100 tahun. Menurut Rodi, yang perlu dilakukan perawatan berkala adalah bagian penyambungan tiang pancang yang menggunakan baja. Namun untuk mencegah terjadinya korosi akan digunakan sistem coathing.

“Secara keseluruhan kegiatan sudah pada angka 30 persen. Meskipun demikian, kontraktor optimis sampai Desember 2019 nanti mencapai pada angka 45-50 persen,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, sampai akhir tahun nanti, pekerjaan-pekerjaan yang tampak adalah tuntasnya proses reklamasi yang berada di zona I dan II. Kemudian selesainya pemancangan struktur jalan diatas air. Di kawasan Zona I, selain diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau, pada Agustus nanti akan dipergunakan sebagai lokasi upacara hari kemardekaan dan permainan rakyat.

“Pada 2020 juga akan dibangun tempat MTQ Provinsi Kepri permanen. Semoga pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai harapan. Kami tentunya butuh dukungan dan kerjasama semua pihak,” tutup Rodiantari.(jpg)