Oknum guru diamankan di Mapolres Tanjungpinang, Senin (12/8). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos.

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang masih mendalami kasus cabul yang menyeret oknum guru berinisial, PDB, 25.

Penyidik segera memeriksa kondisi kejiwaan pelaku yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya tersebut.



Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, pihaknya telah berkoodinasi dengan tim psikolog Polda Kepri untuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.

“Saat pemeriksaan, pelaku sehat dan berkelakuan baik,” kata Ali.

Penyidik, kata Ali, masih menyelidiki hasil rekaman asusila yang direkam oleh pelaku. “Kami bekerjasama dengan tim IT Polda Kepri untuk menelusuri apakah benar video itu sudah menyebar,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Tanjungpinang meringkus PDB di kediamannya di Kawasan Hutan Lindung Tanjungpinang, Jumat (9/8) lalu.

Berawal pada bulan November 2018 lalu, korban berinisial A, 18, mendapatkan suatu masalah. Lalu ia mengadu dan menceritakan masalah yang dihadapinya kepada pelaku.

Kemudian pelaku yang diduga penyuka sesama jenis tersebut, memanfaatkan situasi untuk memuaskan birahinya. Oknum guru bahasa inggris ini berhasil membujuk rayu korban untuk datang ke rumahnya.

Saat berada di rumah pelaku, korban lalu dipaksa untuk memuaskan nafsu bejatnya.

Pelaku juga mengancam akan memberikan nilai rendah pada korban jika tak menuruti keinginannya. Merasa ketakutan, korban menuruti keinginan pelaku. Saat melampiaskan nafsunya, pelaku juga merekam adegan tak senonoh tersebut dengan ponselnya. Korban kembali diancam pelaku agar tak melaporkan perbuatan bejat tersebut.

Jika korban melapor, pelaku akan menyebarkan rekaman asusila tersebut.

(odi)

Loading...