Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa pencabulan, Rio Syawal Pangestu dihukum enam tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (19/8). Terdakwa terbukti melakukan pencabulan terhadap seorangĀ  remaja 15 tahun.

Dalam amar putusannya, hakim ketua Acep Sopian Sauri menyatakan terdakwa secara dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya.



Perbuatan terdakwa melanggar pasal 81 ayat 1 Jo Pasal 76 D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Menghukum terdakwa dengan pidana enam tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan penjara,” ujar hakim.

Mendengar putusan hakim, terdakwa serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Sebelumnya diketahui, korban mengenal terdakwa melalui media sosial pada Maret 2019 lalu. terdakwa kemudian mengajak korban untuk bertemu. Korban setuju untuk bertemu secara langsung.

Setelah keduanya bertemu, terdakwa mengajak korban ke pantai Malang Rapat, Gunung Kijang, Bintan. Tiba di pantai, tepatnya di semak-semak, korban dipaksa untuk memuaskan nafsu terdakwa.

Korban pasrah di setubuhi oleh terdakwa. Akibat kejadian ini, korban mengalami trauma dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Mendapat laporan, polisi berhasil meringkus terdakwa. (odi)

Loading...