Sejumlah pasangan ilegal didata di Kantor Satpol PP Tanjungpinang. F.Dokumen Satpol PP Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Sebelas pasangan ilegal (tanpa ikatan pernikahan) diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang di berbagai penginapan di Tanjungpinang, Kamis (5/9) dinihari. Dalam operasi tersebut, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan turut diamankan petugas.

Kepala Satpol PP Tanjungpinang Hantoni menjelaskan, dalam razia tersebut, pihaknya mengamankan 22 orang tanpa ikatan pernikahan.

“Sebelas pasangan ini sudah didata dan akan mengikuti sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan),” jelasnya.

Seluruh pasangan ilegal tersebut, lanjut Hantoni, melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2018 pasal 14 huruf A dengan ancaman denda Rp50 juta atau tiga bulan penjara.

“Untuk WNA sudah diserahkan ke pihak Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi),” katanya.

Dalam sidang Tipiring, hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang memutuskan hukuman denda membayar uang tunai sebesar Rp200ribu hingga Rp500ribu per orang. Jika tidak dapat membayar denda, maka diganti kurungan penjara selama lima hari. (odi)