Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan, Minggu (8/9).F.Dokumentasi Damkar untuk Batam Pos.

PRO PINANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Tanjungpinang, dalam satu hari lima titik lahan di Tanjungpiang hangus dilahap sijago merah, Minggu (8/9), kemarin.

Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran, Nanang Heri Kuswanto melalui Komandan Pleton Damkar, Suherman mengatakan dalam satu hari lima lokasi lahan ludes terbakar di Tanjungpinang, dan parahnya Karhutla itu terjadi dalam waktu yang bersamaan, dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan, Minggu (8/9).F.Dokumentasi Damkar untuk Batam Pos.


“Sehingga membuat kami kewalahan ┬ákarena waktunya bersamaan dalam sehari,” Kata Suherman.

Suherman menjelaskan lima lokasi tempat terjadi Karhutla itu diantaranya di jalan Kepadong kilometer (Km) 11 seluas 1.500 meter persegi, di jalan Menur Km 8 seluas dua hektare, di dekat Kantor Camat Kampung Bugis seluas 1,5 hektare, di Lembah Merpati seluas 5.000 meter persegi dan jalan Irian Jaya Km 13 seluas 10.000 meter persegi.

Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan, Minggu (8/9).F.Dokumentasi Damkar untuk Batam Pos.

“Karhutla yang terjadi di jalan Menur nyaris merambet ke perumahan warga karena dekat ke pemukiman,” ungkapnya.

Lanjutnya menjelaskan, dalam satu hari itu, Damkar menurunkan empat unit mobil Damkar dengan kapasitas perunitnya satu ton liter air dan ditambah satu unit mobil Badan Penamggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Jadi untuk sehari itu saja, empat unit Damkar dua kali isi air sehingga untuk memadamkan lima titik api sebanyak ┬ádelapan ton air,” sebutnya.

Petugas tengah memadamkan api yang membakar lahan, Minggu (8/9).F.Dokumentasi Damkar untuk Batam Pos.

Berkat kerja sama semua anggota Damkar, semua lokasi kebakaran berhasil dikendalikan dan diatasi dibantu anggota yang off kerja dan staf serta para pimpinan.

“Diduga kejadian ini karena di bakar orang yang tidak bertanggung jawab, untuk pembukaan lahan,” imbuhnya. (cr2)

Loading...