Rindi salah seorang mahasiswa yang diamankan polisi. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG -Dua mahasiswa diamankan petugas kepolisian saat berlangsungnya pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri di Kantor DPRD Kepri Dompak, Senin (9/9). Dua mahasiswa Universitas Maritim Raja Haji (UMRAH) tersebut langsung digelandang ke Mapolres Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan.

Usai diperiksa di Satreskrim Polres Tanjungpinang, dua mahasiswa yang diketahui membentangkan spanduk bertuliskan Wakil Rakyat Ingat Janji Pada Rakyat tersebut diperbolehkan pulang.



“Hanya tindakan pengamanan saja. Yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang,” kata salah seorang penyidik kepolisian.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa yang diamankan yakni Rindi menjelaskan, tidak ada yang salah apa yang dilakukannya. Rindi beralasan, ia bersama rekannya membentangkan spanduk usai pelantikan dan hanya menyampaikan aspirasi.

“Kami hanya mengingatkan kepada wakil rakyat agar menunaikan janji kampanyenya setelah dilantik,” jelasnya.

Usai membentangkan spanduk tersebut, ia bersama rekannya, Heri langsung diamankan petugas dan dibawa ke Mapolres Tanjungpinang.

“Ditanya sedikit saja. Tidak ada apa-apa. Polisi hanya khawatir tindakan kami menggangu jalannya acara,” tutupnya. (odi)

Loading...