Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP R Moch Dwi Ramadhanto.F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Sebanyak 12 pengedar narkoba, terjaring operasi Antik 2019 di berbagai kawasan di Tanjungpinang, Pekan lalu. Saat penangkapan, petugas Satnarkoba Polres Tanjungpinang menyita barang bukti belasan paket sabu dengan berat total lebih kurang 200 gram dan 17 butir pil ekstasi dari tangan pelaku.

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP R Moch Dwi Ramadhanto menjelaskan, dalam operasi yang digelar selama 20 hari tersebut, polisi menangkap HZ bersama dua rekannya yakni AN dan YA di kawasan Batu 15 Tanjungpinang. Petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 51,7 gram.

“HZ merupakan honorer di salah satu instansi pemerintah,” jelas Ramadhanto di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (13/9).

Petugas kemudian menangkap SY beserta barang bukti sabu 0,22 gram di Terminal Sei Carang Tanjungpinang. Petugas juga menangkap HS dan SH di kamar 302 Hotel Lesmina Tanjungpinang. Saat penggeledahan, petugas menemukan barang bukti delapan paket sabu seberat 9,66 gram, lima butir pil ekstasi.

Selanjutnya petugas menangkap TS beserta barang bukti delapan paket sabu seberat 1,89 gram di Jalan Ganet Tanjungpinang. Petugas juga menangkap RS di Jalan Sultan Sulaiman Tanjungpinang. Petugas menyita tujuh paket sabu seberat 171,27 gram dan 12 pil ekstasi dari tangan pelaku.

Petugas kemudian menangkap RS, PW dan SM beserta barang bukti 13 paket sabu seberat 17,1 gram di kawasan Dompak Tanjungpinang.

“Total ada enam kasus yang terungkap dengan 12 tersangka selama operasi Antik,” papar Ramadhanto.

12 pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau pidana 4 hingga 20 tahun penjara.

“Semua pelaku ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” kata Ramadhanto. (odi)