Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) kasus diskriminasi ras dan etnis yang menyeret nama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Bobby Jayanto.

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah menjelaskan, SP3 yang diterima dari penyidik kepolisian melalui surat No :SPPP/06/IX/2019 tgl 12 September 2019 dikirimkan surat ketetapan : Nomor S.Tap/06/IX/2019 tanggal 12 September 2019 tentang penghentian penyidikan atas nama tersangka Bobby Jayanto.

“Kamis (19/9) SP3 sudah kami terima,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Rizky, sesuai aturan dan prosedur, pihaknya akan mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang sebelumnya dikirimkan penyidik kepolisian. “Dalam waktu dekat, kami kembalikan ke penyidik polisi,” katanya.

Seperti diketahui, penyidikan kasus diskriminasi ras dan etnis dengan tersangka Bobby Jayanto telah dihentikan. Usai melakukan gelar perkara, penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) untuk kasus tersebut.

Alasan penghentian penyidikan tersebut, bukan untuk kepentingan tersangka, namun untuk kepentingan yang lebih besar yakni menghindari kegaduhan dan demi keamanan serta terciptanya kedamaian di tengah masyarakat.

Selain itu, keluarnya SP3, setelah adanya kesepakatan antara pelapor, tersangka, tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam sebuah mediasi, untuk berdamai dan menghentikan kasusnya. Penyidik juga mempunyai diskresi kepolisian dan dapat menyelesaikan perkara dengan restrorative justice (keadilan restorasi). (odi)

Loading...