Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG -Usai pelantikan pimpinan tetap, DPRD Kota Tanjungpinang melakukan pemilihan alat kelengkapan dewan (AKD) secara musyawarah mufakat.

Wakil Ketua Sementara DPRD Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan  untuk pemilihan alat kelengkapan dewan (AKD), akan dilakukan setelah pelantikan pimpinan tetap, untuk informasi sementara dijadwalkan pada tanggal 7 Oktober 2019.

“Sambil menunggu surat keputusan (SK) Gubernur selesai,”kata Ade, saat diwawancarai, Minggu (29/9).

Ade mengatakan apabila SK cepat selesai bisa jadi pelantikan pimpinan juga dipercepat, namun Ade belum bisa menjadwalkan secara pasti untuk  tanggal pemilihan alat kelengkapan dewan itu.

Dijelaskan Ade beberapa pimpinan fraksi sudah bertemu dan menyepakati untuk AKD disusun secara musyawarah mufakat dengan azas proporsionalitas jumlah kursi di fraksi dan jumlah kursi di partai politik di DPRD kota Tanjungpinang.

“Jadi seluruh fraksi mendapatkan di masing-masing alat kelengkapan,”katanya.

Kemudian, untuk  ketua komisi porsinya berbagi antara partai PDI-P, Golkar dan Nasdem, dan untuk AKD lainnya akan berbagi dengan partai Gerindra, dan PKS sedangkan untuk fraksi yang lain juga akan menempati posisi pimpinan-pimpinan bisa sebagai wakil ketua komisi, sekretaris komisi, atau pimpinan alat kelengkapan lainnya.

“Seperti kita ketahui  di DPRD itu selain ada komisi juga ada Bapemperda, dan badan kehormatan semua diputuskan secara musyawarah mufakat,”papar Ade.

Setelah pimpinan tetap dilantik, kemudian pemgesahan tata tertib (Tatib) yang digunakan untuk memilih AKD tersebut.

Sementara itu untuk APBD 2020. Ade mengatakan, tahun 2019 berbeda dengan tahun sebelumnya karena AKD baru terbentuk, namun mereka tetap optimis tanggal 30 November sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Perendagri) APBD 2020 bisa disahkan.

“Karena peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 itu untuk pembahasan nota keuangan oleh Banggar (Badan Anggaran), jadi komisi akan membahas itu saat KUA PPAS, jadi pembahasan sekarang lebih sederhana,”ungkapnya. (cr2)