Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa pengedar sabu, Rio Persada Surbakti dituntut 9 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (30/9). Terdakwa yang masih menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tersebut juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara.

Dalam tuntutannya, JPU Haza Putra menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melawan hukum dengan menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dan melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika serta prekusor narkotika. Perbuatan terdakwa melanggar pasalĀ  114 Ayat (1) jo pasal 132 Ayat (1) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menuntut terdakwa 9 tahun 6 bulan penjara,” jelas JPU.

Mendengar tuntutan yang dibacakan JPU, hakim ketua Jhonson Sirait menunda persidangan hingga pekan depan untuk mendengar pembelaan (pledoi) yang diajukan terdakwa. “Sidang pekan depan mendengar pledoi terdakwa,” tutup hakim.

Kasus ini terungkap saat Satnarkoba Polres Bintan menangkap Maula Ariana (sidang terpisah) beserta barang bukti sabu 4 gram di Tanjung Uban Bintan Utara pada Oktober 2018 lalu. Saat pemeriksaan, Maula mengaku mendapatkan sabu dari seorang tahanan Lapas yakni Rio. Terdakwa diketahui mengedarkan sabu dari dalam Lapas dengan cara menelpon calon pembelinya. (odi)