Koordinator Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Raja Azmi lakukan cek jadwal keberangkatan kapal feri di Kios-K, Jum’at 4/(10). F.Peri Irawan / Batam Pos.

PRO PINANG – Penggunaan Aplikasi Nyebrang Yuk dan Kios-K untuk pembelian tiket kapal secara online di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang hingga saat ini belum maksimal karena masih terbatasnya kapal yang bekerjasama dengan PT Pelindo I Tanjungpinang.

Selain itu, kebiasaan masyarakat yang membeli tiket secara manual juga membuat penggunaan aplikasi dan mesin Kios-K tersebut terpantau sepi, padahal dengan penggunaanya dengan sistem online, masyarakat sudah membantu Pemko Tanjungpinang menuju smart city atau kota pintar.

Koordinator Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Raja Azmi menilai saat ini penggunaan kedua alat ini masih minim, belum maksimal, dalam satu hari tidak sampai 10 orang yang menggunakannya baik melalui aplikasi maupun Kios-K.

“Nggak maksimal, padahal dengan aplikasi ini bagi masyarakat asli Tanjungpinang atau daerah lain bisa membantunya untuk mengetahui jadwal dan ketersediaan kapal,” sebutnya.

Dijelaskan Raja, pihaknya butuh dukungan dari berbagai pihak kapal untuk ikut bekerjasama bergabung untuk mensukseskan aplikasi tersebut. Pada tahap awal sekitar satu bulan pertama sudah lakukan sosialisasi di SBP kepada para pengunjung, namun karena ketersediaan kapal ke berbagai daerah belum memadai sehingga penggunaannya juga tidak banyak.

“Karena masyarakat Tanjungpinang sudah terbiasa membeli tiket manual dan sudah mengetahui jadwal kapal setiap hari,” ucapnya.

Raja berharap dengan berjalannya smart city yang saat ini berbasis online penggunaan aplikasi tersebut juga menjadi lebih ramai.

“Karena biaya pembuatan aplikasi ini juga tidak kecil,” tuturnya.

Saat ini selain kapal marina untuk tujuan Telaga Punggur, sudah ada kerjasama Pelindo bersama pihak kapal super jet untuk tujuan Dabo Singkep sejak satu bulan belakang dengan satu kali perjalanan dalam satu hari.

“Namun di sistem Kios-K sepertinya belum di Up Date karena masih tersedia satu tujuan ke Batam saja,” kata Raja saat wawancara di Pelabuhan SBP. (cr2)