Kepala BPBD Tanjungpinang, Raja Kholidin. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang sosialisasikan 13 titik kumpul dan jalur evakuasi saat terjadi bencana.

Kepala BPPD Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait titik kumpul dan mekanisme jalur evakuasi saat terjadi bencana.

Sosialisasi titik kumpul dan jalur evakuasi bencana itu sudah dilaksanakan pada dua tempat, yaitu Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Kelurahan Tanjungunggat.

“Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat, melalui perangkat RT, RW tokoh masyarakat dan pemuda,” kata Raja, Senin (7/10).

Dijelaskan Raja, saat ini BPBD telah menyiapkan 13 titik kumpul saat terjadi bencana. Seperti bencana alam banjir, puting beliung dan bencana alam akibat lainnya.

“Minggu depan akan laksanakan sosialisasi di Kantor Camat Tanjungpinang Kota,” ujarnya.

Menurut Raja, sosialisatu itu sangat itu sangat penting, karena evakuasi dan penanganan saat bencana yang tidak terkordinir dikhawatirkan menimbulkan kepanikan bagi masyarakat.

“Jika sudah ada titik kumpul ini,masyarakat tidak akan panik lagi, serta ¬†warga yang dievakuasi bisa diberikan bantuan atau penanganan di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Dikatakan Raja, biasanya bencana yang sering ada di Tanjungpinang, sesuai yang pernah terjadi diantaranya puting beliung, gelombang tinggi, genangan air akibat hujan disertai air laut yang tinggi serta kekeringan air pada musim panas serta kebakaran.

“Seperti ini biasanya bencana yang kami tangani dan potensi bencana seperti tsunami menurut penelitian tidak ada di Kepri,” tambahnya.

Jika terjadi angin puting beliung, masyarakat bisa pergi ke titik kumpul tersebut dan akan mendapatkan pertolongan serta bantuan. Sedangkan penanganan kekeringan, biasanya pihaknya memberikan bantuan air menggunakan tangki air yang dimiliki. (cr2)

Loading...