Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Dua terdakwa kasus pencurian pelat baja jembatan Dompak, Andi Cori Patahudin divonis sembilan bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (8/10). Sedangkan terdakwa Andri Usmar divonis lima bulan penjara oleh hakim. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menutut dua terdakwa 1,6 tahun penjara dan delapan bulan penjara.

Dalam amar putusannya, hakim ketua Acep Sopian Sauri menyatakan kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah mengambil pelat baja sebanyak 99 keping, masing-masing dengan ukuran panjang lebih kurang 6 meter, lebar lebih kurang 1,5 meter dan tebal lebih kurang 3 centimeter, yang seluruhnya atau sebagian kegunaan orang lain yakni milik Pemerintahan Provinsi Kepri, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum. Perbuatan dua terrdakwa terbukti melanggar Pasal 363 ayat 1 angka 4 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Andi Cori Patahudin sembilan bulan penjara dan terdakwa Andri Usmar lima bulan penjara,” kata hakim.

Mendengar pernyataan majelis hakim, dua terdakwa melalui penasehat hukumnya serta JPU, menyatakan pikir-pikir selama satu peka atas putusan tersebut.

Sebelumnya diketahui, dari hasil penyelidikan, penyidik Polda Kepri menetapkan Andi Cori Patahudin dan Andri Usmar sebagai tersangka dalam kasus pencurian pelat baja jembatan Dompak. Dua tersangka diduga ikut terlibat dalam pencurian pelat baja bernilai ratusan juta rupiah tersebut. (odi)

Loading...