Kapolres Tanjungpinang, Muhammad Iqbal. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Jenis solar dan premium yang terjadi di Tanjungpinang selama beberapa pekan terakhir, Kapolres Tanjungpinang, Muhammad Iqbal mendatangi kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) kota Tanjungpinang.

Kedatangannya ke Kantor Disperdagin untuk meminta keterangan mengenai penyebab kelangkaan itu.

Iqbal menjelaskan ada beberapa hal yang disampaikan pihak Disperdagin kepadanya, bahwa stok kuota menjelang akhir tahun yang terbatas karena pada triwulan pertama terlalu mempersiapkan penyaluran BBM bersubsidi itu.

“Jadi saat semester kedua perlu dibatasi, agar pada akhir tahun tidak terjadi kekosongan,” ungkapnya.

Dijelaskan Iqbal, sesuai kebijakan Pemko Tanjungpinang akan dibuktikan pull card untuk mengontrol, dan yang mengisi BBM di Tanjungpinang adalah masyarakat Tanjungpinang.

“Baik solar maupun premium, itu adalah warga Tanjungpinang sendiri,” ungkapnya.

Rencananya penerapan pull card itu dilaksanakan pada akhir Oktober 2019 akan dilaunching, kerjasama antara Disperdagin dengan pertamina. Registrasinya melalui data kendaraan.

“Kalau kendaraan wilayah Tanjungpinang boleh dia mengisi BBM di SPBU sini, jadi akan dibuatkan pull card,” paparnya saat wawancara usai mengunjungi kantor Disperindagin.

Iqbal menilai, ada kebijakan setiap Pemko dalam mengatur, sesuai peraturan presiden nomor tahun 91 tahun 2014 yang menjelaskan ada kewenangan Pemkot untuk mengatur pendistribusian BBM.

Selanjutnya terkait dugaan mafia BBM, Iqbal mengaku sudah melakukan penyelidikan dan hingga saat ini tidak ada temuan terkait dugaan penimbunan BBM.

“Kami sudah lakukan penyelidikan dari intel, sekarang belum ada temuan,” ucapnya.

Iqbal menyampaikan kepada masyarakat Tanjungpinang tidak perlu khawatir, memang ada antrean, namun akan tetap disiasati agar kebutuhan bisa selalu terpenuhi.

“Selama ini kelangkaan itu juga disebabkan masyarakat wilayah lain yang mengisi di sini,” tutupnya. (cr2)

Loading...