Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa percobaan pembunuhan, Rian Sibarani dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (9/10).

Dalam tuntutanya, JPU Zaldi Akri menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah tanpa hak, menguasai, membawa mempunyai, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan dan atau mempergunakan senjata api, amunisi atau bahan peledak. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 1 ayat 1 Undang undang Nomor 12 tahun 1951 Tentang Senjata Api.

“Menuntut terdakwa dengan hukuman 10 tahun penjara,” kata JPU.

Usai pembacaan tuntutan tersebut, hakim ketua Corpioner, menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda mendengar pembelaan (pledoi) terdakwa.

“Sidang pekan depan mendengar pledoi terdakwa,” kata hakim.

Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Tanjungpinang meringkus Rian Sibarani, pelaku percobaan pembunuhan terhadap jaksa di simpang lampu merah Pamedan Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Selasa (12/3) lalu.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti kejahatan berupa sepucuk senjata api semi otomatis berisi empat butir amunisi, ponsel, ATM, uang tunai Rp800ribu dan mobil Avanza BP 1359 YW warna hitam.

Pelaku yang mengaku dibayar Rp15 juta untuk melakukan pembunuhan ini, telah mengintai aktivitas jaksa yang bertugas di Kejari Bintan selama dua hari. Pada ponsel pelaku, terdapat pesan singkat berisi nama lengkap jaksa, jenis mobil yang digunakan jaksa, dan alamat rumah jaksa. Pesan singkat tersebut dikirim oleh seseorang narapidana yang tersandung kasus narkoba.

Pelaku diduga dibayar oleh narapidana tersebut, untuk menghabisi nyawa jaksa yang juga tengah menangani salah satu kasus narkoba di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. (odi)