PRO PINANG – Usulan anggaran Pilkada Kepri 2020 mengalami kenaikan sekitar Rp 19,6 miliar, dari usulan awal Rp 76,5 miliar menjadi Rp 96,1 miliar.

ilustrasi

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Priyo Handoko mengatakan, kenaikan itu menyusul terbitnya surat edaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada KPU RI yang isinya menyetujui kenaikan honor badan ad hoc pemilu 2020.

“Badan ad hoc meliputi PPK, PPS, KPPS dan petugas pemuktahiran data pemilih tetap (DPT),” jelasnya, Sabtu (19/10).

KPU, kata Priyo, segera menyampaikan usulan kenaikan anggaran tersebut kepada Pemprov Kepri, dengan harapan pemerintah dapat menyetujuinya.

“Tapi tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” imbuhnya.

Prio menjelaskan, total badan ad hoc untuk Pilkada Kepri 2020 mencapai 30 ribu orang, yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Para petugas badan ad hoc akan diberikan honor sesuai dengan UMK di tiap-tiap kabupaten/kota. Selama ini mereka mendapat upah di bawah UMK.

Kemudian petugas badan ad hoc juga memperoleh tanggungan biaya BPJS Ketenagakerjaan. Termasuk dana santunan bagi petugas yang tertimpa musibah saat bertugas.

“Mudah-mudahan dengan kenaikan honor dan fasilitas lainnya. Petugas badan ad hoc semakin semangat bertugas menyukseskan Pilkada Kepri 2020,” ucap Priyo. (ogn/ant/gun)