Dasta Analis usai sidang PK di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (21/10). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Terpidana kasus narkotika, Dasta Analis mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (21/10). Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan tersebut, mengajukan bukti baru (novum) dalam persidangan.

Dalam persidangan, penasihat hukum terpidana, Syahrul mengajukan memori PK kepada majelis hakim yang menyatakan adanya pertentangan hukum dan kekeliruan terkait putusan sebelumnya yakni putusan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Pengadilan Tinggi Pekanbaru (banding) dan Mahkamah Agung (kasasi).

“Alasannya ada pertentangan putusan yang satu dengan putusan lainnya,” kata Syahrul.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zaldi Akri mengatakan, inti dari memori PK yang diajukan terpidana yaitu meminta majelis hakim membebaskan terpidana dari segala dakwaan JPU.

“Kami akan menyiapkan jawaban pada sidang pekan depan,” kata JPU.

Terkait pengajuan PK oleh terpidana, ketua majelis hakim, Sumedi memerintahkan penasehat hukum terpidana untuk mengajukan bukti bukti serta saksi. Hakim juga memerintahkan JPU untuk menyiapkan jawaban terkait pengajuan PK tersebut pada sidang pekan depan.

“Sidang selanjutnya bukti dan saksi sudah disiapkan,” tutup hakim.

Seperti diketahui, Dasta Analis divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Pada tingkat banding, Dasta divonis 8 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Sedangkan pada tingkat kasasi, terpidana divonis 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara oleh Mahkamah Agung.

Kasus ini terungkap usai Polres Bintan melaksanakan rilis penangkapan Achyadi, pemilik 16 kilogram sabu. Terpidana Dasta selaku Kasat Narkoba langsung memerintahkan anggotanya yakni Abdul Kadir, Kurniawan Tambunan, Indra Wijaya, serta Tomy Adriadi untuk mengambil sebagian barang bukti. Terpidana memerintahkan anggotanya menjual barang bukti tersebut untuk membayar informan serta operasional kegiatan Sat Narkoba Polres Bintan. (odi)