Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menyelidiki dugaan penggelapan pajak di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Penggelapan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) senilai Rp 1,2 miliar tersebut, diduga dilakukan oleh salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah menjelaskan, terkait dugaan tersebut, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah (Sprint) pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

“Baru diterbitkan Sprint, rencananya oknum berinisial Y, dipanggil pekan depan, untuk klarifikasi terlebih dahulu,” jelas Rizky, Selasa (22/10).

Dugaan penggelapan pajak tersebut, lanjut Rizky, diduga dilakukan oknum selama satu tahun. Namun pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah penggelapan tersebut dilakukan lebih dari satu tahun.

“Dugaan penggelapan ini akan diusut hingga tuntas,” jelasnya. (odi)