Petugas sedang membersihkan badan jalan yang tertimbun lumpur di jalan Cendrawasih dekat Pembakaran mayat batu 8 Tanjungpinang, Senin (21/10). F.Dinas PUPR Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari belakang mengakibatkan terjadi gerusan tanah dari lahan kosong yang menutupi badan jalan Cendrawasih, dekat Pembakaran Mayat Batu 8 sehingga menyulitkan pengendara saat melintasi jalan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Hendri mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait badan jalan yang penuh dengan tanah, pihaknya langsung menurunkan petugas untuk membersihkan badan jalan itu.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat kita langsung turun dan bersihkan,” kata Hendri, saat dikomfirmasi Batam Pos, Senin (21/10).

Hendri menjelaskan pembersihan badan jalan dilakukan selama dua hari dengan petugas sekitar 20 orang, dirinya mengatakan saat pembersihan tidak hanya menggunakan cangkul dan grobak tapi juga diturunkan alat berat untuk membantu petugas membersikan jalan.

“Kami turunkan satu alat berat untuk membantu membersihkan badan jalan yang berlumpur itu,” ungkapnya.

Badan jalan yang tertimbun lumpur di jalan Cendrawasih dekat Pembakaran mayat batu 8 Tanjungpinang, Senin (21/10). F.Dinas PUPR Tanjungpinang untuk Batam Pos

Lumpur yang memenuhi badan jalan itu sangat menyulitkan warga yang melintas, sebab ketebalanya mencapai 30 cm.

Bahkan dari laporan warga setempat ada kendaraan yang terjatuh saat mencoba melintasi jalan itu.

“Sangat menyulitkan, laporan yang kami terima ada kendaraan yang terjatuh. Tapi sekarang jalan itu sudah dibersihkan dan bisa dilewati kendaraan, “ungkapnya.

Hendri berpesan, kepada pemilik lahan jika melakukan aktifitas pembangunan di lokasi itu agar memperhatikan dampak lingkungan.

“Kepada para pengendara dan masyarakat yang menemukan kejadian seperti itu harap segera dilaporkan kepada kami,” imbaunya.(cr2)