Ptl Gubernur Kepri, H Isdianto memberikan plakat hadiah saat Festival Gemala (Dermaga Zapin, Bandar Gurindam) tahun 2019 di Gedung Daerah Tanjungpinang akhir pekan lalu. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Ptl Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto mengatakan bahwa kekayaan pariwisata dan budaya yang dimiliki Tanjungpinang cukup potensial untuk dipasarkan kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Yang terpenting, katanya, harus gencar dan semangat dalam memasarkan. Serta objek yang akan dipasarkan harus ada sentuhan-sentuhan agar lehih menarik.

“Saya selalu katakan bahwa Tanjungpinang punya potensi wisata dan budaya yang tidak dimiliki daerah lain. Terutama Penyengat. Saya sangat yakin hal ini akan bisa mendongkrak minat wisatawan untuk datang berkunjung ke sini,” kata Isdianto di Gedung Daerah Tanjungpinang, akhir pekan kemarin.

Ketua TP PKK Kepri, Hj Rosmeri Isdianto memberikan plakat hadiah saat Festival Gemala (Dermaga Zapin, Bandar Gurindam) tahun 2019 di Gedung Daerah Tanjungpinang akhir pekan lalu. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

Tidak hanya itu, kuliner di Tanjungpinang juga cukup terkenal. Ditambah lagi kesenian zapin, gazal, olah kata atau pntun hingga kemasyhuran Gurindam 12 juga menurut Isdianto merupakan kekayaan milik Tanjungpinang yang takbterbantahkan.

Kebudayaan di Indonesia, lanjut Isdianto, bukan sebuah produk budaya yang bersifat statis. Melainkan hal yang dinamis yang bisa menyesuaikan zaman.

Ptl Gubernur Kepri, H Isdianto memberikan plakat hadiah saat Festival Gemala (Dermaga Zapin, Bandar Gurindam) tahun 2019 di Gedung Daerah Tanjungpinang akhir pekan lalu. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

“Kita harus gencar merefresh budaya kita setiap saat sehingga bisa lebih menarik. Budaya itu tidak statis, namun dinamis. Oleh sebab itu perlu ada kreasi dan sebagainya. Makanya ada tar zapin dan pembacaan Gurindam 12 yang dikreasikan dengan sangat cantik,” ujar Isdianto lagi.

Terakhir, Isdianto mengajak para generasi muda Kepri, terutama pelajar dan mahasiswa agar melek wisata atau sadar akan budaya tempatan. Kejudian menjaga dan melestarikannya melalui inovasi-inovasi terbaru.

Ptl Gubernur Kepri, H Isdianto memberikan plakat hadiah saat Festival Gemala (Dermaga Zapin, Bandar Gurindam) tahun 2019 di Gedung Daerah Tanjungpinang akhir pekan lalu. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

Tujuannya agar budaya Melayu tidak stagnan. Tapi terus berkibar seiring dengan kreativitas generasi muda dalam mengkreasikannya.

“Setiap turis yang datang, mereka ingin mengenal budaya kita. Bukan kita justru memberikan tontonan berupa seni dan budaya mereka sendiri disini. Bukan itu yang mereka inginkan,” tegasnya. (cca)