PRO PINANG – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan lapangan Engku Putri, Batam sebagai tempat peluncuran pemilihan kepala daerah (pilkada).

ilustrasi

Komisioner KPU Kepri, Widiono Agung mengatakan, peluncuran Pilkada Kepri 2020 dijadwalkan pada 8 November 2019 bersamaan dengan meluncurkan maskot pilkada.

“Jika tidak ada aral melintang pilkada dan maskot pilkada diluncurkan di lapangan Engku Putri, Batam. Nanti seluruh peserta pilkada diundang,” ujarnya.

Agung mengemukakan, KPU Kepri telah menetapkan gonggong bertanjak sebagai maskot pilkada setelah mendapat masukkan dari tokoh adat dan pemerintah setempat. Penetapan maskot Pilkada Kepri berdasarkan masukkan dari tokoh adat, Dinas Pariwisata Kepri, dan Badan Kesbangpolinmas Kepri.

“Maskot pilkada masih didesain. Dalam waktu dekat selesai,” katanya.

Pesta demokrasi sebelumnya di Kepri hanya menggunakan gonggong sebagai maskot pilkada. Namun dalam beberapa tahun terakhir tanjak menjadi populer sehingga KPU Kepri berinisiatif untuk menggunakannya sebagai maskot pilkada.

Tanjak merupakan salah satu aksesoris pakaian adat melayu untuk lelaki, yang sejak beberapa tahun terakhir kerap digunakan, baik dalam kegiatan formal maupun informal.

Desain gonggong tidak hanya menggunakan tanjak, melainkan juga kain songket dan celana.

“Gonggong merupakan hewan laut yang populer, dan disukai masyarakat, termasuk wisatawan. Dan tanjak sekarang sudah dipergunakan masyarakat maupun kalangan pemerintah. Kami ingin pilkada juga memberi kontribusi positif dalam melestarikan budaya,” ucapnya. (nip/ant/gun)