Sindikat spesialis pencuri ponsel diamankan di Mapolres Tanjungpinang, Senin, (28/10). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Sindikat spesialis pencuri ponsel diketahui telah beraksi selama tiga bulan di 25 tempat di Tanjungpinang. Modus pelaku saat beraksi dengan cara mencongkel jok motor yang tengah terparkir.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal menjelaskan, dari hasil penyelidikan terungkap, dua pelaku yakni EF dan BR membarter ponsel curian dengan narkotika jenis sabu.

Penadah ponsel curian yakni AF, AS dan DE berperan sebagai penyedia sabu bagi dua pelaku. Ponsel curian kemudian kembali dijual oleh penadah untuk membeli sabu.

“Satu ponsel dibarter dengan setengah gram sabu. Sindikat pencuri ini ketagihan sabu dan lima pelaku sering pesta sabu,” ungkap Iqbal didampingi Kasat Reskrim, AKP Efendri Ali di Mapolres Tanjungpinang, Senin (28/10).

Dua pelaku, kata Iqbal, pernah dipenjara atas kasus yang sama. Pelaku selalu mengintai motor yang tengah terparkir ditinggal pemiliknya untuk berolahraga di Jembatan I Dompak.

“Pelaku selalu beraksi di pagi hari. Mereka incar motor yang parkir di ujung jembatan” jelasnya.

Dua pelaku pencuri dijerat Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan ancaman lima tahun penjara. Sedangkan tiga penadah, dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

“Kasus ini masih dalam pengembangan penyidik,” kata Iqbal.

Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil membekuk sindikat spesialis pencuri ponsel di sejumlah kawasan di Tanjungpinang, Kamis (24/10) malam lalu. Saat penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti ponsel curian dan alat hisap sabu.

Awalnya polisi menangkap penadah barang hasil curian yaitu AF, AS dan DE di kawasan Tanjungunggat Tanjungpinang. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap pelaku pencurian yaitu BR di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 8 atas Tanjungpinang. Selanjutnya polisi menangkap EF di Jalan Ganet Tanjungpinang. EF terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas akibat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. (odi)