ilustrasi

PRO PINANG – Rute kapal roll on roll off (roro) dari Kepri–melalui Batam–menuju Riau direncanakan akan kembali dibuka, November nanti. Hal ini disampaikan Manager Usaha PT ASDP Cabang Batam, Firdaus. Ia mengatakan, pengajuan rute ini sedang dalam proses untuk penetapan lintasan dan tarif.

“Dari informasi yang kami terima, November ini (dibuka). Izin rute ini dikeluarkan oleh Kemenhub,” katanya.

Ia mengatakan, rute yang dibuka tidak sama seperti sebelumnya yang menuju ke Pelabuhan Mengkapan, Buton, Siak, Riau. Rute yang baru ini menuju ke Pakning, Bengkalis, Riau.

“Pelabuhannya tak jauh dari pelabuhan yang lama. Pelabuhan Mengkapan itu kan roboh, jadi untuk perbaikan memakan waktu cukup lama. Makanya kemarin ada opsi dipindahkan,” ucapnya.

Keluhan atas ditutupnya sementara waktu rute Kepri menuju Riau ini, tidak hanya disampaikan oleh para pengusaha angkutan. Tapi juga dari pihak Kabupaten Karimun.

Firdaus mengatakan, dari surat dilayangkan Bupati Karimun ke Kemenhub yang ditembuskan ke ASDP, menyebutkan penutupan rute ini menyebabkan beberapa barang pokok langka di wilayah Karimun.

“Kami juga memiliki rute Karimun ke Mengkapan dulunya. Namun karena pelabuhan tidak bisa beroperasi, makanya rute ini juga ikut ditutup sementara waktu,” katanya.

Selain Bupati Karimun, Firdaus mengakui bahwa Gubernur Riau juga telah bersurat ke Kemenhub, menanyakan perihal rute dari Riau ke Kepri.

Terkait kesiapan kapal, Firdaus mengatakan bahwa kapal roro milik ASDP akan selalu siap, apabila rute Kepri ke Riau kembali aktif. “Sudah ready semua. Kalau misalnya ke Pakning tidak bisa, ke Dumai kami juga siap untuk melayaninya,” ucapnya.

Saat ini, PT ASDP Cabang Batam hanya memiliki satu rute aktif ke Sumatera, yakni dari Telagapunggur, Nongsa, Batam ke Kualatungkal, Jambi. “Sebelumnya dua, satu lagi ke Mengkapan. Tapi karena dermaga Buton roboh, makanya tinggal satu,” ungkapnya.

Firdaus berharap November realisasi pembukaan rute tersebut dilaksanakan. “Semoga saja, karena selalu ditanyakan sopir angkutan, beberapa pengusaha menanyakan kapan pembukaan rute ini dibuka,” pungkasnya. (ska)