Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tanjungpinang meminta keterangan Kepala Bagian Administrasi Kesekretariatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Yussuwadinata di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (1/11).

Pemeriksaan oleh penyidik terkait dugaan penggunaan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fiktif dan penyelewengan dana publikasi tahun 2018 di Sekretariat Dewan (Setwan) Kota Tanjungpinang.

“Dimintai keterangan terkait pelaksanaan perjalanan dinas dan belanja dana publikasi,” kata Yussuwadinata usai pemeriksaan. 

Dia mengaku, belum menyerahkan data dan dokumen yang diminta dan dibutuhkan penyidik guna kepentingan penyelidikan.

“Belum serahkan data, dimintai keterangan umum saja,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait dugaan tersebut.

“Agendanya meminta dokumen dokumen terkait, sekaligus meminta keterangan seorang staf Setwan,” jelasnya.

Selanjutnya, penyidik juga akan memanggil staf Sekwan lainnya guna mengungkap laporan adanya penyelewengan anggaran.

“Baru satu orang yang dipanggil, yang lain menyusul,” kata Ali.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Tanjungpinang, Effendi mengatakan, pihaknya mendukung kepolisian untuk mengungkap laporan tersebut.

“Kami dukung dan mengikuti mekanismenya,”ujarnya singkat.

Selain di Setwan Kota Tanjungpinang, Satreskrim Polres Tanjungpinang juga tengah menyelidiki dugaan SPJ kegiatan fiktif di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang. (odi)