Dirut dan Direktur PT TMB saat jumpa pers, Rabu (6/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) dalam waktu dekat akan menaikan harga sewa lapak di Pasar Tanjungpinang.

Direktur BUMD PT TMB, Irwandi mengatakan pihaknya akan melakukan penyetaraan harga sewa lapak di pasar dalam waktu dekat, dari harga sewa sebelumnya Rp 220 ribu per bulan menjadi Rp 330 ribu per bulan.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan penataan harga sewa di Pasar Tanjungpinang,” ujar Irwandi, Rabu (6/11).

Dijelaskan Irwandi menjelaskan, tujuan dilakukan penyetaraan adalah agar tidak lagi terjadi tumpang tindih seperti yang terjadi sebelumnya. Pihaknya tidak akan memperbolehkan lagi adanya over sewa, serta untuk meringankan beban masyarakat yang berjualan.

“Agar tidak ada lagi tumpang tindih dan meringankan beban masyarakat yang berjualan seperti di Pasar Baru dan Pasar Bintan Center yang selama ini menyewa lapak,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, kata Irwandi, selama ini penyewa lapak di BUMD merupakan orang ketiga atau diserahkan lagi kepada pihak lain dengan harga yang signifikan.

“Pihak ketiga menyewa lapak kepada BUMD seharga Rp 220 ribu kemudian disewakan lagi ke orang lain dengan harga Rp 300 sampai Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Pihak BUMD akan bekerjasama dengan pihak Bank untuk sistem pembayarannya, supaya tertib administrasi dan meminimalisir tindakan korupsi.

“Nanti tidak lagi menggunakan sistem pungutan, untuk meminimalisir tindakan korupsi,”ungkapnya. (cr2)