Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Ombudsman Perwakilan Kepri kepada Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma usai pembukaan acara Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kamis (7/11). F.Humas Pemko Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Inspektorat Daerah Kota Tanjungpinang gelar sosialisasi monitoring dan evaluasi pelayanan publik kepada seluruh staf pelayanan, di Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (7/11).

Ketua pelaksana kegiatan, Azman mengatakan tujuan dari dilaksanakan kegiatan itu adalah untuk memberikan pengetahuan, pemahaman serta evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik melalui sosialisasi dan diskusi.

“Untuk meningkatkan mental dan sikap petugas pemberi pelayanan, serta memiliki keterampilan dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan publik pada masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Dinas),” kata Azman, Kamis (7/11).

Dijelaskan Azman, peserta sosialisasi monitoring dan evaluasi pelayanan publik diikuti pejabat dan staf yang memiliki fungsi di bidang pelayanan pada objek yang terkait sebanyak 67 orang.

“Hadir kepala perwakilan Ombudsman perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari bersama kepala keasistenan pencegahan Ombudsman RI Agung Setio Apriyanto sebagai narasumber, ” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan pelayanan publik sesuai dengan ketentuan pasal satu ayat satu Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, disebutkan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan publik harus sesuai dengan peraturan.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma foto bersama usai pembukaan acara Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kamis (7/11). F.Humas Pemko Tanjungpinang untuk Batam Pos

“Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat, memberikan batasan dan hubungan yang jelas antara hak, tanggungjawab, kewajiban dan kewenangan setiap pihak dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Rahma.

Selanjutnya, monitoring dan evaluasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang berasaskan pemerintahan dan kerjasama yang baik, serta terpenuhinya pelayanan publik yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat dalam pelayanan publik.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan pahami materi yang disampaikan oleh narasumber,” harap Rahma.

Rahma mengimbau kepada seluruh penyelenggara pelayanan publik di lingkungan PemkonTanjungpinang agar selalu kreatif dan inovatif.

“Selalu kreatif dan inovatif untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan, manfaatkanlah teknologi yang ada,” imbaunya. (cr2)