Kabid Neraca Wilayah dan Analisa Statistik Kepri, Zunadi. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan III 2019 mengalami peningkatan sebesar 4,89 persen dibandingkan triwulan III tahun 2018.

Kabid Neraca Wilayah dan Analisa Statistik, BPS Kepri, Zunadi menjelaskan perkembangan pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan III 2019 didorong oleh pertumbuhan kategori Industri pengolahan yang memberikan andil pertumbuhan sebesar 2,73 persen.

Dikatakan Zunadi, dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga memberikan andil pertumbuhan ekonomi sebesar 2,12 persen serta pengeluaran pembentukan modal tetap bruto mempunyai andil pertumbuhan sebesar 1,28 persen.

“Mengalami peningkatan sebesar 2,26 persen dibanding triwulan II 2019 yaitu sebesar 4.66 persen yang dipengaruhi pertumbuhan kategori industri pengolahan sebesar 2,86 persen,” kata Zunadi, Kamis (7/11).

Perbandingan pertumbuhan antara triwulan III 2019 dengan triwulan II 2019 yang tumbuh sebesar 2,26 persen dari sisi produksi, kategori yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah kategori jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 11,98 persen.

“Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen pembentukan modal tetap bruto tumbuh 0,42 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh 0,36 persen,” tuturnya.

Perekonomian Kepri triwulan III 2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 67,13 triliun dan atas harga konstan (ADHK) mencapai Rp 45,79 triliun.

“Sedangkan triwulan III 2018 PDRB ADHB Rp 63,209,87 miliar dan ADHK Rp Rp 43,651,93 miliar,” paparnya.

Selain itu, secara nasional peringkat pertubuhan ekonomi Kepri juga mengalami peningkatan, naik ke peringkat 22 setelah sebelumnya pada triwulan II 2019 pada peringkat 26 dari 34 provinsi se-Indonesia. (cca)