Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang terus menggali keterangan terkait dugaan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) perjalanan dinas fiktif dan dana publikasi tahun 2018 di Sekretariat Dewan (Setwan) Tanjungpinang.

Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) segera memanggil sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menjelaskan, dalam proses penyelidikan, pihaknya juga akan memanggil mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) yang menjabat pada tahun 2018. “Anggota dewan periode lalu dan yang terpilih kembali akan dimintai keterangan,” jelasnya di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/11).

Sejauh ini, penyidik telah memanggil staf Setwan Tanjungpinang salah satunya Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Kesekretariatan DPRD Tanjungpinang, Yussuwadinata.

“Sejauh ini, penyidik belum menerima data dan dokumen yang dibutuhkan untuk penyelidikan. Rencananya besok (hari ini, red) akan diserahkan,” kata Ali.

Selanjutnya, kata Ali, penyidik juga akan memanggil staf Setwan lainnya guna mengungkap laporan adanya penyelewengan anggaran dalam dugaan tersebut. “Baru satu orang yang dipanggil, yang lain menyusul,” tutupnya. (odi)