Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Rencana Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) yang akan menaikkan harga sewa lapak di beberapa pasar mendapat perhatian dari DPRD Tanjungpinang.

Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga menyampaikan wacana kenaikan harga sewa lapak oleh BUMD saat ini sudah menjadi bahan diskusi bagi anggota DPRD Tanjungpinang.

“DPRD mintak ada kajian dahulu sebelum menaikkan lapak tersebut mengingat kondisi perekonomian sedang lesu,”kata Ade, saat wawancara di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (11/11).

Lanjut Ade mengatakan, DPRD juga akan mengundang pihak BUMD untuk meminta penjelasan, apa alasannya menaikkan harga lapak di pasar, serta meminta gambaran rencana BUMD ke depannya.

“Kalau hanya sekedar menaikkan lapak, mengurangi karyawan saya kira itu bisa dilakukan banyak orang,” ungkapnya.

Sebagai direktur utama yang sudah lulus seleksi dengan kompetitif, Ade menyebutkan masyarakat berharap Dirut BUMD tersebut bisa melakukan usaha dengan cara yang tidak biasa.

“Nanti kita undang, komisi II akan membahas bersama BUMD terkait dan membahas apa yang akan dilakukan ke depan,”sebutnya.

Ade menegaskan kenaikkan harga lapak itu harus dikaji dan dipaparkan kembali.

“Saat ini DPRD belum bisa menyimpulkan, nanti semua pihak akan diundang dan mendengarkan langsung konsep kerja dan alasan kenaikan harga sewa lapak itu,”pungkasnya. (cr2)