Mobil diarahkan petugas untuk uji emisi kemudian dipasang stiker bertuliskan lulus, Senin (11/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang targetkan lakukan uji emisi pada 1.000 kendaraan roda empat dalam rangka mengurangi polusi udara.

Diketahui emisi kendaraan yang dihasilkan merupakan senyawa yang dihasilkan saat terjadi pembakaran dalam mesin kendaran seperti Hidrocarbon (HC) Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2), dan senyawa Nitrogen Dioksida (NOx).

Kepada DLH, Yuswandi mengatakan tujuan dilakukan pemeriksaan tersebut adalah untuk mengetahui apakah mobil yang ada di Tanjungpinang sudah memenuhi standar baku mutu.

Mobil diarahkan petugas untuk uji emisi kemudian dipasang stiker bertuliskan lulus, Senin (11/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Uji emisi ini berkaitan dengan gas buangan yang berpengaruh terhadap udara,”kata Yuswandi, saat wawancara di Lapangan Pamedan, Senin (11/11).

Dikatakan Yuswandi, gas buangan kendaraan diuji, setelah itu akan diketahui apakah gas buangan dari kendaraan tersebut berpengaruh besar terhadap pencemaran udara di Tanjungpinang atau tidak.

“Hari ini kita lakukan uji emisi khusus untuk kendaraan roda empat,”ujarnya.

Mobil diarahkan petugas untuk uji emisi kemudian dipasang stiker bertuliskan lulus, Senin (11/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

Pemeriksaan itu dulunya dilakukan oleh provinsi namun sekarang langsung dilakukan Kabupaten dan Kota, dan pelaksanaanya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang.

“Kami mengajak kepada masyarakat agar mengikuti uji emisi ini, dan pemeriksaannya juga gratis,” ungkapnya.

Dia menyebutkan dengan banyaknya mobil yang berpartisipasi dalan uji emisi itu artinya pemilik kendaraan sudah ikut membantu pihaknya dalam mengetahui tingkat kerusakan udara akibat polusi gas buangan kendaraan.

Mobil diarahkan petugas untuk uji emisi kemudian dipasang stiker bertuliskan lulus, Senin (11/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Kita lakukan hari ini saja, kita ambil contoh 1.000 mobil saja,”ucapnya.

Diyakini terget 1.000 mobil akan tercapai dengan pedoman uji emisi yang dilakukan pada tahun 2018 dengan target 2.000 melalui dua titik pemeriksaan.

“Target 1.000 mudah-mudahan bisa kota dapatkan hari ini, “tambahnya. (cr2)