Empat pelaku perampok nasabah bank ditembak polisi, Senin (11/11). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Komplotan perampok nasabah bank yakni RS, MR, TG, dan WH, diketahui merupakan jaringan rampok asal Palembang. Empat pelaku, telah dua bulan menginjakkan kakinya di Tanjungpinang untuk mengincar sasaran perampokan.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengungkapkan korban perampokan adalah pihak perusahaan swasta. Korban mengalami total kerugian sebanyak Rp215 juta. Saat beraksi, komplotan perampok menggunakan modus gembos ban mobil yang dikendarai korban.

“Salah seorang pelaku residivis,” ungkapnya di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (12/11).

Saat ini, lanjut Ali, kasus ini masih proses pengembangan. Empat pelaku masih menjalani pemeriksaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Empat pelaku perampok nasabah bank ditembak polisi, Senin (11/11). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

“Lengkapnya nanti hari Kamis, kasus ini akan dirilis,” beber Ali.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Tanjungpinang membekuk komplotan perampok nasabah bank di kawasan Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya Batu 16, Bintan, Senin (11/10) sekitar pukul 14.30 WIB.

Empat pelaku dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Sebelum tertangkap, komplotan tersebut beraksi di kawasan Jalan DI Panjaitan Batu 7 Tanjungpinang. (odi)