Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma temui mahasiswa di depan kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (13/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Kota Tanjungpinang lakukan aksi di depan kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Aksi yang dilakukan untuk mengkritisi satu tahun berjalan kepemimpinan Wali Kota Tanjungpinang bersama Wakilnya yaitu Syahrul dan Rahma.

Salah satu mahasiswa yang berorasi, Rindi menyampaikan sejumlah tuntutan seperti restorasi atau meninjau kembali visi dan misi, janji politik saat kampanye Syahrul dan Rahma untuk tercapainya kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat.

“Membersihkan tubuh pemerintah dan melihat kembali semua rekam jejak pejabat yang diangkat selama satu tahun kepemimpinan,” kata Rindi di depan kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (13/11).

Disampaikan juga, dalam orasinya meminta dievaluasi kembali hasil seleksi Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) yang diduga Maladministrasi, mendukung penuh segala bentuk upaya penegakan hukum yang melibatkan pejabat Pemko Tanjungpinang.

“Tidak menutupi agar tercapainya pemerintah yang baik,” sebutnya.

Selanjutnya meminta Pemko Tanjungpinang melakukan kajian dalam setiap pengambilan kebijakan agar tidak menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat.

Puluhan mahasiswa sedang berorasi di depan kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (13/11). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Mempercepat pembagian seragam sekolah gratis yang telah dijanjikan dan tidak ada lagi keterlambatan di tahun yang akan datang,” katanya.

Masih Rindi, dirinya menyampaikan agar Pemko Tanjungpinang mencabut surat edaran pelarangan penggunaan Lapangan Pamedan untuk bus angkutan, mendirikan halte bus demi ketertiban lalulintas.

“Memperhatikan dan mempertimbangkan seluruh masukan mahasiswa untuk kota Tanjungpinang yang maju dengan sisa masa jabatan empat tahun kedepan,” terangnya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyampaikan selalu pemimpin, mereka tidak anti kritik, selalu membuka diri terhadap kritikan yang disampaikan oleh mahasiswa.

“Kami tidak anti kritik dan kami selalu buka diri dan menerima Kritikan oleh adek-adik, dalam mewujudkan visi dan misi sudah dituangkan dalam RPJMD yang disahkan bersama DPRD Tanjungpinang,” kata Rahma.

Rahma menyampaikan dalam mewujudkan visi dan misi mustahil bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun, butuh waktu dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkannya.

“Akan kami laksanakan dan terima secara transparan serta terus berbenah, berbuat yang terbaik untuk Tanjungpinang, itulah komitmen kami,” tutupnya. (cr2)