Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Perempuan berinisial L yang diduga melakukan penipuan, menyerahkan diri untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian. Terduga pelaku mengaku ketakutan karena dikejar penagih utang (debt collector).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menjelaskan, terduga pelaku awalnya dituduh melakukan hipnotis, namun setelah diperiksa, perbuatan pelaku masuk dalam kategori penipuan.

Menurut Ali, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan cara meminjam uang kepada korban untuk modal usaha penjualan barang ke Singapura. Lalu keuntungan penjualan dibagi dua antara pelaku dan korban. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Uang yang diserahkan korban kepada pelaku tanpa tanda terima atau kwitansi,” katanya.

Untuk sementara, terduga pelaku diperbolehkan pulang dengan jaminan anaknya.

“Silahkan yang merasa menjadi korban agar segera melapor secara resmi ke polisi,” jelas Ali. (odi)