Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang sependapat dengan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang terkait Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan rasis dengan tersangka Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri Bobby Jayanto.

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah mengatakan, setelah menelaah SP3 yang diterbitkan penyidik, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan sependapat dengan penghentian perkara tersangka Bobby Jayanto yang disangkakan melanggar pasal 16 jo pasal  4 huruf B angka 2 Undang – Undang  RI Nomor 40 Tahun 2008.

“Setelah diteliti, JPU sependapat dengan SP3 yang disampaikan oleh penyidik kepolisian,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyidikan, menyikapi perkembangan situasi nasional di beberapa tempat, khususnya di Jawa Timur terkait masalah ras, domain memelihara ketertiban dan kententraman umum adalah domain kepolisian.

“Karena ini merupakan hasil dari perkiraan keadaan yang dilakukan kepolisian, kami juga sependapat bahwa menjaga ketertiban adalah wilayahnya kepolisian,” katanya.

Rizky menambahkan, meskipun telah dihentikan, jika di kemudian hari penanganan perkara tersebut dilanjutkan, maka Kejari Tanjungpinang siap menyidangkannya.

“Jika dilanjutkan, kami siap,” pungkasnya. (odi)