Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulaian Riau (Kepri), Sriwati. F.Istimewa

PRO PINANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulaian Riau (Kepri), Sriwati mengatakan terkait nasib lima komisioner KPU Batam, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari KPU RI. Menurut Sriwati, dalam perkara ini pihaknya juga sebagai tergugat. Sehingga wajib hadir sebagai turut tergugat pada sidang yang digelar oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI.

“Pada posisi ini, kami juga sebagai teradu. Namun yang pasti, sesuai dengan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu), KPU Kabupaten/Kota dilantik dan diberhetinkan oleh KPU RI,” ujar Sriwati, tadi malam.

Menurut Sriwati, pihaknya menghormati keputusan sidang, tentu hasil tersebut menjadi pertimbangan mutlak bagi KPU RI dalam membuat kebijakan. Ditanya mengenai mekansime pengganti lima komisioner yang akan diberhetikan tersebut? Mengenai hal itu, Sriwati menegaskan kewenangan tersebut merupakan ranahnya KPU RI. Karena hal ini, KPU Provinsi Kepri tidak memiliki kekuasaan untuk memberhentikan komisioner KPU Kabupaten/Kota.

“Sekarang KPU RI sedang melakukan rapat, menyikapi hal ini. Jadi kami juga sedang menunggu keputusan resmi atau surat resmi dari KPU RI. Sebelum ada keputusan tersebut kami, tidak mahu berandai-andai,” jelas Sriwati.(jpg)