Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Hamalis. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Pelatihan tenaga kerja dan pencari kerja (Pencaker) di Tanjungpinang dalam rangka pengurangan pengangguran masih minim dan belum memadai.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro, Kota Tanjungpinang, Hamalis mengatakan dalam rangka pengurangan pengangguran, pihaknya sudah memberikan pelatihan seperti pelatihan tingkat dasar dan pelatihan sertifikasi untuk pekerja namun jumlahnya terbatas.

“Ada, walaupun tidak memadai, dari jumlah pengangguran yang jumlahnya belasan ribu, palingan kemampuan anggaran kita satu tahun hanya 60-80 orang,” kata Hamalis, Rabu (20/11).

Hamalis berharap, pelatihan dalam satu tahunya bisa diikuti sebanyak 100-200 orang, namun kemampuan anggaran yang belum memadai sehingga jumlah tersebut tidak tercapai.

Dijelaskan Hamalis, saat ini sedang berlangsung pelatihan sertifikasi bidang perhotelan dan kelistrikan, dia mengatakan saat ini banyak yang bekerja di hotel dan bisa memasang kelistrikan itu namun tidak memiliki sertifikasi pengakuan.

“Kita sudah bekerjasama dengan lembaga sertifikasi yang nanti akane memberikan sertifikat untuk mereka yang mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Hamalis mengakui yang menjadi kelemahan selama ini adalah, peserta yang sudah mengikuti pelatihan tersebut tidak diakomodir dengan baik, dan peserta yang sudah mengikuti pelatihan tingkat dasar kemudian diberi pelatihan di tingkat Provinsi.

“Namun yang ditemukan kita sudah beri pelatihan dasar Provinsi juga memberikan pelatihan yang sama sehingga tidak ada peningkatan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah mengadakan penerimaan untuk pelatihan ke luar negeri yaitu ke Jepang beberapa waktu lalu, namun tidak ada masyarakat yang mendaftar, menurut Hamalis karena terkendala bahasa yang menyebabkan tidak ada peserta yang tertarik untuk mendaftar.

“Kalau tidak salah bulan lalu, itu tidak ada yang mendaftar walaupun akan dilatih terlebih dahulu,”tambahnya. (cr2)