Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Istimewa

PRO PINANG – Penyidik unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tanjungpinang, masih melakukan pencocokan data dalam dugaan penggelembungan harga (mark up) Pengadaan Barang dan Jasa di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, penyidik telah menerima data dan dokumen terkait pengadaan barang dan jasa di BP2RD Tanjungpinang.

“Masih pencocokan data antara dokumen dan barang-barang yang dibeli BP2RD tahun 2018,” jelasnya.

Selain itu, penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pegawai dan Kepala BP2RD Tanjungpinang, Riany.

“Sejauh ini baru empat orang saksi,” kata Ali.

Selanjutnya, penyidik akan meminta keterangan pihak pihak terkait seperti pegawai dan bendahara BP2RD, rekanan penyedia barang serta rekanan penerima kontrak kerja.

“Yang jelas penyelidikan masih berlanjut,” pungkasnya. (odi)