Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik, BPJS Cabang Tanjungpinang, Agusrianto, Senin (12/8). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang terus sosialisasikan pengembangan pelayanan sistem transaksi debit automatis kepada masyarakat.

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Agusrianto mengatakan peserta mandiri yang mendaftar wajib menggunakan sistem auto debit atau otomasi terpotong pada saldo dari rekening peserta.

“Regulasi ini sudah lama, artinya peserta mandiri yang mendaftar wajib mengauto debit kan iurannya,” kata Agus, Kamis (28/11).

Dijelaskan Agus, dengan sistem auto debit itu peserta tidak akan lupa membayar iuran, akan sangat membantu jika terkendala pergi membayar iuran, setelah auto debit diterapkan saat peserta berobat tidak akan ada kendala tidak aktifnya kartu peserta.

“Sejak 2016 lalu sudah diterapkan untuk peserta JKN-KIS yang mandiri, “sebutnya.

Selain itu, sistem auto debit juga salah satu upaya meningkatkan kepatuhan peserta mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU) untuk membayar iuran tepat waktu.

Dijelaskan Agus, untuk mendapatkan pelayanan autodebet itu peserta harus mengunduh aplikasi Mobile JKN selanjutnya memilih pelayanan autodebet dan saat mendaftar mereka akan menerima kode one tipe password (OTP) untuk verifikasi pendaftaran.

“Kami harapkan semua peserta mandiri baik yang baru maupun yang sudah lama bisa menggunakan layanan ini, “harapnya.

Dijelaskan Agus saat ini layanan auto debit di Tanjungpinang bisa dilakukan pada tiga bank yaitu Bank BCA, BNI, dan Bank Mandiri, sementara untuk BRI belum bisa.

“BRI belum bisa karena masih ada kendala,”tuturnya. (cr2)