Plt Gubernur Kepri, H Isdianto. F.Humas DPRD Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto mengaku belum mendapatkan laporan terkait longsornya yang terjadi di depan Hotel Zia, Batam dampak dari pelebaran jalan Provinsi. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan mengatasi persoalan ini.

“Saya belum dapat laporan dari Kepala Dinas PUPP terkait masalah ini. Nanti saya kroscek lagi,” ujar Isdianto, Kamis (28/11) lalu di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Diakui Isdianto, pelebadan dan peningkatan jalan disepanjang Jalan Laksamana Bintan, Sungai Panas tersebut memang merupakan salah satu proyek strategi milik Pemprov Kepri lewat Tahun Anggaran (TA)2019 ini. Proyek tersebut memang menjadi prioritas untuk peningkatan pelayanan bagi lalu lalang kendaraan di Kota Batam.

“Kita bertanggungjawab untuk perbaikan, peningkatan setiap jalan provinsi,” jelas Isdianto.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengharapkan Pemprov Kepri segera memberikan respon. Karena lokasi longsor tersebut berada di depan hotel. Menurutnya, apabila dibiarkan bisa memberikan konsekuensi buruk bagi aktivitas hotel tersebut. Apalagi, peristiwa yang terjadi dampak dari pelebaran jalan oleh Provinsi Kepri.

“Sekarang masuk musim hujan, tentu harus ada tindakan untuk mencegah jangan sampai kembali terjadi longsor lanjutan,” tegas Irwansyah.

Sebelumnya, Jalan Laksamana Bintan tepatnya di depan Zia Hotel, Seipanas, terjadi longsor pada dinĀ­ding penahan tanah dengan jalan yang tengah dilebarkan.Dinding setinggi sekitar dua meter lebih itu juga patah dan rubuh pada Senin (25/11) lalu. Jalan Laksamana Bintan adalah merupakan Jalan Provinsi. (jpg)