Jajaran Polres Tanjungpinang dan Bhayangkari foto bersama usai nobar Film Sang Prawira di XXI Mall TCC, Sabtu (30/11) malam. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Jajaran Polres Tanjungpinang gelar nonton bareng (Nobar) film yang berjudul Sang Prawira di XXI Mall Tanjungpinang City Center (TCC), Sabtu(30/11)malam.

Film itu menampilkan latar belakang keindahan objek wisata yang terdapat di Sumatera Utara (Sumut) itu tepatnya terletak di tepian Danau Toba sering disebut Kampung Huta Sialagan.

Dalam film itu menceritakan kisah seorang anak petani dan nelayan bernama Horas, yang berasal dari keluarga kurang mampu yang bercita-cita menjadi seorang polisi.

Hal itu terhalang oleh restu ayahnya yang menginginkan Horas menjadi pengusaha dengan cara menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Taiwan untuk mencari modal usaha dan dapat mengangkat derajarn keluarganya.

Berkat kegigihan dan dukungan dari ibunya, Horas berngkat ke Medan untuk mengikuti seleksi Akademi Kepolisian tanpa sepengetahuan Bapaknya, dan akhirnya dengan ketekunan berlatih serta belajar saat akan mrngikuti seleksi Horas bisa lulus dan dapat mewujudkan mimpinya menjadi seorang Perwira Polisi, bahkan dirinya menjadi  lulusan terbaik.

Kapolres Tanjungpinang, Muhammad Iqbal mengatakan nonton bareng itu merupakan perintah dari pimpinan Polri, namun dari film itu kata Iqbal tentunya dapat memberi inspirasi kepada masyarakat bahwa menjadi Sang Prawira ada tantangan yang berat yang harus dihadapi dan harus dipilih.

Jajaran Polres Tanjungpinang dan Bhayangkari foto bersama usai nobar Film Sang Prawira di XXI Mall TCC, Sabtu (30/11) malam. F.Peri Irawan / Batam Pos

“Dari film ini ayahnya menginginkan anaknya untuk menjadi seorang pengusaha, dengan cara bekerja sebagai TKI diluar negeri, untuk memperbaiki ekonomi mereka, sementara anaknua ingin menjadi polisi,” kata Iqbal.

Selain itu Iqbal juga menjelaskan, film itu juga mengandung  makna tersirat, masyarakat harus dapat memahami bahwa ada tantangan dan tugas berat yang diemban kepolisian.

“Di kepolisian perang batin itu ada, dan dalam kehidupan sehari-hari dalam bertugas perdebatan maupun problem kehidupan yang harus diselesaikan dengan cara baik dan bijaksana,”tambahnya.

Iqbal menyebutkan, pesan moral lain yang dapat dipetik adalah jika ada kemauan yang dalam pada seseorang bisa terwujud dengan cara bersungguh-sungguh dalam menggapainya.

“Sepeti Horas yang banyam mendapatkan kendala dalam meraih mimpinya menjadi anggota Polri namun semua terbayar berkat kesungguhannya,”tutur Iqbal. (cr2)