Pedagang cabai dan sayur di Pasar Baru Tanjungpinang sedang melayani pembeli, Senin (2/12). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2020 harga sejumlah komoditas di Pasar Baru Tanjungpinang kembali mengalami kenaikan.

Pantauan Batam Pos kenaikan sudah terjadi sejak akhir November 2019 kemarin.

Pedagang cabai dan sayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Ahmad, 24, mengatakan menjelang perayaan natal dan akhir tahun sering terjadi kenaikan harga komoditas di pasar, seperti cabai merah sudah berangsur naik saat ini Rp 52 ribu per Kg, sebelumnya Rp 46 ribu per Kg dan cabai rawit saat ini dijual Rp 48 ribu per Kg.

“Menjelang akhir tahun biasanya naik lagi mencapai Rp 65-75 per Kg,” ujar Ahmad.

Selain itu yang juga mengalami kenaikan, Ahmad mengatakan harga bawang Jawa saat ini kembali mahal dengan harga Rp 36 ribu per Kg sebelumnya masih pada harga Rp 28 ribu per Kg, sedangkan bawang India masih normal saat ini dijual Rp 20 per Kg, serta harga Jahe saat ini juga mahal dijual Rp 40 ribu per Kg, sedangkan normal dijual Rp 28 ribu per Kg.

Pedagang cabai dan sayur di Pasar Baru Tanjungpinang sedang melayani pembeli, Senin (2/12). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Jahe juga naik karena harga jual dari Medan juga naik,” ujarnya.

Tidak hanya cabai merah dan bawang Jawa, untuk beberapa jenis sayuran juga sudah berangsur naik seperti tomat saat ini Rp 12-13 ribu per Kg sementara sebelumnya Rp 10 ribu per Kg dan harga terong Rp 10 Ribu per Kg.

“Untuk harga sayuran masih bisa dikatakan stabil belum terlalu mahal, hanya naik Rp 1000 atau Rp 2000 saja,” tuturnya.

Dikatakan Ahmad, kenaikan masih dipicu mahalnya ongkos pesawat, dan komoditas yang dia jual itu didatangkan dari Yogyakarta karena lebih tahan lama dibandingkan cabai yang didatangkan dari Sumatera Barat (Sumbar).

“Berbeda lagi dengan Jahe ini kami datangkan dari Medan karena jahe disana bagus-bagus,” tambahnya. (cr2)